Home / Berita Umum / Usai Dirawat Selama 5 Hari, Anggota KPPS di Pasuruan Meninggal Dunia

Usai Dirawat Selama 5 Hari, Anggota KPPS di Pasuruan Meninggal Dunia

Usai Dirawat Selama 5 Hari, Anggota KPPS di Pasuruan Meninggal Dunia – Anggota KPPS Pemilu 2019 asal Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Busai (62) wafat selesai melakukan perawatan sepanjang 5 hari. Busai dirawat sebab kondisinya melemah sesudah bekerja di TPS.

Di hari pencoblosan Rabu (17/4), Busai seperti anggota yang lain mulai melakukan aktivitas semenjak jam 06.00 sampai jam 17.00 WIB. Sesudah itu situasi Busai melemah.

“Telah kelihatan lemas saat jam istirahat makan siang. Saya telah memintanya istirahat tetapi masih ingin meneruskan pekerjaannya. Pada akhirnya pada jam 17.00 WIB ia drop,” kata Ketua KPPS TPS 7 Desa Wotgalih, Sobari, Rabu (24/4/2019).

Lihat situasi Busai yang selalu melemah, Sobari minta Busai untuk istirahat di dalam rumah. Walau telah beristirahat, kondisinya tidak segera lebih baik.

“Dua hari lalu Busai dibawa ke Puskesmas Wotgalih untuk opname,” jelas Sobari.

Sesudah opname tiga hari, situasi pria yang kerja menjadi buruh tani ini berangsur sembuh. Busai lalu dibawa pulang.

Tetapi saat malam harinya, ia kembali drop hingga dibawa ke RSUD Grati. Tetapi nyawanya tidak tertolong. Busai hembuskan nafas paling akhir Senin (22/4) malam.

Anak Busai, Sri Wahyuni akui terpukul atas kepergian sang bapak. Dia tidak menduga sebab awalnya Busai dalam kondisi sehat.

Sri mengharap, ada perhatian dari pihak berkaitan. “Honornya begitu kecil, ditambah lagi mesti sampai ini,” ujarnya.

Dikit berlainan dengan Busai, Ketua Panitia Pengambilan Suara (PPS) Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Bawon Rohimah (46) roboh waktu proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 berjalan. Ibu rumah-tangga itu jatuh tidak sadarkan diri di dalam proses rekapitulasi suara di PPK Gempol.

“Kami serta petugas yang lain yang ada waktu rekapitulasi Senin malam semua kaget dengan insiden ini. Tidak diduga ambruk,” kata Ketua PPK Gempol, Sulaiman Abbas, Selasa (23/4).

Abbas menjelaskan waktu insiden Rohimah tengah membaca hasil pencapaian suara DPRD Propinsi. Mujur, wanita asal Dusun Pakem, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol itu selekasnya dibawa ke Puskesmas Gempol untuk memperoleh perawatan.

“Sudah sempat opname tadi malam, barusan pagi, seputar jam 07.30, telah diijinkan pulang. Alhamdulillah, beliau kondisinya telah lebih baik serta telah istirahat di tempat tinggalnya,” pungkas Abbas.

About admin