Home / Berita Umum / Pencabulan Di Laporkan Ke Polisi Oleh Dewas BPJS Ketenagakerjaan

Pencabulan Di Laporkan Ke Polisi Oleh Dewas BPJS Ketenagakerjaan

Pencabulan Di Laporkan Ke Polisi Oleh Dewas BPJS Ketenagakerjaan – Staf Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Burhanuddin memberikan laporan perkiraan pencabulan yang dia alami ke Bareskrim Polri. Pihak yang dilaporkan oleh staf Dewas BPJS Ketenagakerjaan itu berinisial SAB.

” Kami udah memberikan laporan lewat cara sah, ini bukti laporannya. Tetapi saya menjunjung azas praduga gak bersalah, (nama) terlapornya kami tutupin ya. Inisial yang dilaporkan SAB, yang dikira kerjakan SAB, ” kata pengacara pelapor, Heribertus S Hartojo, selesai membuat laporan di Bareskrim Polri, gedung Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) , Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019) .

Heribertus menjelaskan perkiraan tindak pidana yang dilaporkan yaitu tindakan cabul. Beberapa bukti pun diserahkan ke polisi buat menguatkan laporan itu.

” Jadi yang kami laporkan merupakan tentang kejahatan kesusilaan, dimana satu diantaranya pasalnya merupakan tindakan cabul yakni lebih persisnya Kasus 294 ayat 2. Utamanya dalam Kasus 294 ayat 2 merupakan petinggi yang kerjakan tindakan cabul pada bawahannya, semacam itu, ” kata Heribertus.

” Bukti-buktinya, kita ada saksi, lantas ada juga chat WhatsApp. Ada pula bukti-bukti lainnya dokumen lainnya yang berbentuk surat, seperti begitu, ” tuturnya memasukkan.

Laporan perkiraan pencabulan yang dijalankan SAB tertuang dalam surat nomer LP/B/0006/I/2019/Bareskrim tertanggal 3 Januari 2019.

Awal kalinya, perkiraan pencabulan yang di alami eks staf Dewas BPJS Ketenagakerjaan tersingkap selesai ramai di medsos. Korban lantas mengadakan jumpa wartawan buat menuturkan perkiraan itu.

” Saya korban kejahatan seksual oleh atasan saya. Saya tenaga kontrak, tempat asisten pakar Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan semenjak April 2016, ” kata pekerja wanita itu bercerita masalah pelecehan seksual itu.

Wanita itu mengemukakan saat 2 tahun itu ia kehilangan keyakinan diri. Diakui dia hampir bunuh diri atas perlakuan yang diterima dari pimpinannya itu.

” Saat 2 tahun saya kehilangan keyakinan. Saya hampir putus harapan, saya hampir bunuh diri. Akan tetapi kala itu ada kawan saya yang selamatkan saya. Kala itu saya yakin kita tidak sempat sendirian, selamanya ada sinar serta rekan-rekan, ” ujarnya.

About admin