Home / Uncategorized / Grebeg Tempat Pembuatan Miras, Polisi Amankan 1 Wanita Pengoplos

Grebeg Tempat Pembuatan Miras, Polisi Amankan 1 Wanita Pengoplos

Grebeg Tempat Pembuatan Miras, Polisi Amankan 1 Wanita Pengoplos – Kantor Lokasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Barat menggerebek suatu tempat tinggal yang jadikan tempat pemrosesan serta pengoplosan minuman keras (miras) tanpa ada cukai resmi di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Tidak cuman menangkap wanita berinisial TR (43) yang sebagai yang memiliki usaha ilegal itu, petugas juga mengambil alih 3. 752 botol miras ilegal, satu unit mobil minibus, alat produksi atau perabotan buat bikin serta mengoplos, serta bahan baku miras.

Kepala Kanwil DJBC Jawa barat Syaifullah Nasution mengemukakan, penindakan produksi barang ilegal mengenai cukai itu dijalankan pada 3 Februari 2018. ” Tempat tinggal itu jadikan gudang serta produksi, pengoplosan miras ilegal. Kami mengamankan tersangka TR (wanita) yang memiliki usaha ilegal itu. TR mengakui menambahkan usaha suaminya yang di tangkap petugas satu tahun yang lalu, ” kata Syaifullah terhadap wartawan di Kanwil DJBC Jawa barat, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (19/2/2018) .

Syaifullah menyatakan, TR beli minuman punya kandungan etil alkohol (MMEA) dari pabrik resmi. Selanjutnya, tersangka mengoplos dengan perbandingan satu botol MMEA yang asli disulap jadi tiga botol. Sesaat, buat usaha ini, tersangka TR tdk punya izin produksi miras dari lembaga berwenang.

” Langkahnya, minuman asli di campur alkohol, karamel, pemanis buatan, gula putih, gula merah, jahe, pewarna makanan, serta bahan beda. Seterusnya minuman dikemas dalam botol lantas di beri cap serta pita cukai sisa, ” papar dia.

Sesudah jadi, lanjutnya, minuman oplosan dikemas memakai botol serta di beri brand sisa dan pita cukai ilegal, serta segera di tawarkan. Mengenai sasaran pemasarannya, ialah Bandung Raya serta Priangan Timur. ” Aktor telah melaksanakan kerjaan itu mulai sejak Oktober 2017, ” tukasnya.

Akibatnya perbuatan TR, negara alami kerugian lebih kurang Rp480 juta. Dikarenakan aktor udah melaksanakan tindak pidana itu mulai sejak Oktober 2017, keseluruhan kerugian negara menggapai Rp1, 8 miliar.

” Aktor dijerat Pasal 50, 54, serta 55 UU Nomer 39/2007 terkait Cukai dengan ancaman hukuman optimal delapan th. penjara serta dan pidana denda 10-20 kali nilai cukai yang penting dibayar. “

Disamping itu, tersangka TR mengakui sangat terpaksa mobilisasi usaha itu dikarenakan tdk punya pekerjaan beda. Sejak mulai suaminya di tangkap petugas Bea Cukai satu tahun yang lalu, dia mesti menghidupi anak-anaknya. ” Saya cuma menambahkan usaha suami. Ini sangat terpaksa saya laksanakan dikarenakan mesti menghidupi keluarga serta membiayai anak-anak sekolah, ” papar TR.

About admin