PDIP Menilai Isu-Isu Yang Memojokkan Pemerintah Terus Dilakukan Lawan Politik

PDIP Menilai Isu-Isu Yang Memojokkan Pemerintah Terus Dilakukan Lawan Politik – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Budiman Sudjatmiko menilainya, gosip yg menekan pemerintah, seperti berita hoax yg senantiasa gulirkan lawan politik, dianggap jadi politik tebar ketakutan buat nafsu ambisi politik kekuasaan.

Menurut dia, cara tadi disebut firehose of falsehood (FoF) atau ‘selang pemadam kebakaran buat kekeliruan’. Tehnik ini memanfaatkan obvious lies atau kebohongan tersurat yg direncanakan buat membuat ketakutan. Jadi propaganda, langkah barusan dianggap efisien dikarenakan mempengaruhi sisi otak yg dimaksud amygdala (sisi otak yg bertanggung-jawab buat menemukan perasaan takut serta menyediakan diri pada situasi darurat) .

Budiman menilainya, kebohongan berubah menjadi bahan bakar kampanye yg dilaksanakan oleh team opisisi Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Melalui langkah itu, karena itu yg berlangsung merupakan kampanye politik bukan kembali buat memberitakan kebenaran, namun mengaburkannya.

” Resiko terparah yaitu warga bakal ada dalam situasi ketidakpastian, lantaran dibawa ke arus kabar palsu, ” kata Budiman dalam keterangannya, Jumat (28/12) .

Beberapa cara begitu, kata Budiman, resikonya yaitu rusaknya sosial serta politik yg sukar diperbaiki akan juga bersama rusaknya dalam memikir positif.

Seterusnya ia memaparkan, trik FoF dilaksanakan dengan menyatukan apakah sebagai ketakutan untuk warga. Dihimpun lewat survey kuantitatif. Jadi semua yg ditakuti, semua yg dibenci oleh suatu bangsa, warga serta group. Itu semua disematkan, itu semua dilekatkan pada lawan.

” Benar atau gak, tak utama. Yg utama itu lawan dapat ditundukkan, ” tegas Budiman.

Cerita kebohongan, hoax, semua dilaksanakan dengan cara terbentuk serta teroraginisir. Hal semacam itu dilaksanakan buat menjatuhkan petahana Joko Widodo ( Jokowi) . Lebih, konten-konten negatif adalah arah empuk yg ringan di cerna.

” Disaat semua tercatat soal yg dibenci, tak digemari serta bangsa terasa jijik, benar apakah tak, orang dapat demikian saja yakin, serta celakanya satu kebohongan atau fitnah itu lebih ringan di cerna, enak didengar, asyik dibicarakan tiada henti dibanding dengan berita baik, ” ujarnya.

Lebih-lebih lagi, lanjut ia, di jaman kecanggihan technologi seperti sekarang. Social media, dapat dibikin dengan beberapa ribu account. Dengan cara automatic, berita hoax yg berniat digoreng dapat di ramaikan dengan sebentar. Beberapa cara menyebar ketakutan, dilaksanakan disaat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencalonkan diri di Pemilihan presiden tahun waktu lalu. Trump disaat itu, mendalami benar tiap-tiap moment yg berlangsung di AS.

” Mengapa mereka mengerti apakah yg dibenci oleh 300 juta-an orang Amerika. Apakah yg dibenci oleh 200 juta rakyat Brazil. Mereka tinggal periksa, apakah sich yg mereka tidak suka. Survey itu cukuplah mereka pahami melalui account Twitter, account Facebook, ” ujarnya.

Pemerintah Indonesia sekarang tengah memandang yakin dapat pimpin di revolusi industri ke-4, tingkatkan kecerdasan alami, kecerdasan hasil bangsa Indonesia berbasiskan big data. Hingga, program itu searah dengan perubahan, sesaat Prabowo dianggap malahan senantiasa bicara demikian sebaliknya.

” Senantiasa yg pengin dibikin Indonesia jadi besar apa itu? Bila lantas narasinya cerita mengkerdilkan diri namun menghendaki Indonesia great again, ” kata Budiman.

Menurut Budiman, pemerintahan dibawah kepemimpinan Jokowi mau maju. Hingga cerita yg tengah dibikin merupakan cerita kecerdasan hasil big data, blok chain, neurosains, serta lainnnya. Itu yg mulai diselesaikan pemerintahan saat ini serta tak ada jalan beda.

Seperti didapati, pengakuan Prabowo di beberapa peluang kerapkali berubah menjadi pro kontra. Seperti kala ia memperkirakan Indonesia bubar di tahun 2030 serta yg terkini merupakan mengimbangi situasi ekonomi Indonesia dennga Haiti. Waketum Gerindra, Fadli Zon mengartikan pengakuan Prabowo itu adalah peringatan.

” Jadi berikut, ini namanya warning ya. Semestinya kita mau Indonesia lebih tahun dari 1000 tahun, hingga kiamat bila butuh. Namun bila trik pimpin Indonesia seperti saat ini ya dapat kalut, ” kata Fadli

Ridwan Kamil Jelaskan Program Jabar Quick Response Berfokus Pada Bantuan Kemanusiaan

Ridwan Kamil Jelaskan Program Jabar Quick Response Berfokus Pada Bantuan Kemanusiaan – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan kelabakan dengan aduan warga lewat programnya yg bernama Ja-bar Quick Response. Satu diantaranya kendalanya merupakan wawasan warga berkenaan maksud program yg sesungguhnya focus pada pemberian kemanusiaan.

Menurut data yg berada pada Ja-bar Quick Response, sejak mulai di luncurkan pada 18 September 2018, banyaknya aduan yg masuk hingga 26 Desember 2018 capai 39. 672 aduan yg diungkapkan dalam beragam kanal. Ialah, Hotline 2. 463 aduan, Whatsapp 16. 919, Twitter 660, Instagram 2. 607, Facebook 1. 165, Form Pengaduan 9. 254 serta Website 6. 605 aduan.

Mengenai Lokasi yg sangat banyak memberikan aduan merupakan Kota Bandung, Kabupaten Bogor serta Kabupaten Garut. Topiknya beraneka, salah satunya bab Infrastruktur 26 prosen, Kesehatan 17 prosen, Ekonomi 17 prosen, Sosial 16 prosen serta Pendidikan 12 prosen.

Mengenai Lokasi yg udah membuat JQR merupakan KBB serta Kabupaten Sumedang. Dan Lokasi yg dalam proses pembentukan Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kota Banjar.

” Memang kita kelabakan dalam melalulintaskan laporan (Ja-bar Quick Response) . Nah yg udah diselesaikan baru 100 dari beberapa ribu (aduan) yg masuk, ” pungkasnya di Gedung Sate Bandung, Jumat (28/12) .

Walaupun sebenarnya, maksud dibuat Program JQR buat menanggulangi soal darurat dengan memotong birokrasi. Seperti punya sifat kemanusiaan, rumah tumbang, melayani penduduk sakit. Tetapi, aduan yg mengendalikan berkenaan infrastruktur.

Hambatan beda dalam program ini merupakan bab permodalan. Instrumen menjalankan program ini bukanlah memercayakan APBD, namun lewat pihak beda, seperti CSR perusahaan.

Meskipun demikian, dia yakin JQR ini selanjutnya dapat lebih maksimum dalam menuntaskan beragam masalah. ” Sebelum muncul quick tanggapan, (warga) curhatnya ke IG pribadi saya. Maka dari itu saya buat program ini, ” terangnya.

Buat didapati, sepanjang 100 hari kerjanya senagai gubernur, Dia udah meluncurkan 17 program jadi penggalan dari ide besar pembangunan Jawa Barat sepanjang lima tahun ke depan.

Mengenai program tidak cuman JQR merupakan Ulama Juara, Sadesha (Satu Desa Satu Hafidz) , Layad Rawat, Ngabaso, Credit Mesra, Ja-bar Masagi, Ja-bar Saber Hoax, Desa Digital, One Pesantren One Product (OPOP) .

Terus, Maghrib Mengaji, Street Library (KolecerKotak Literasi Cerdik) , Candil (Maca Dina Digital Library) , Sekoper Cinta (Sekolah Wanita Gapai Yang dimimpikan serta Dambaan) , Gurilaps. com penerapan market Place Pariwisata Jawa Barat, One Village One Company Desa Juara, serta Hibah Bus Pariwisata.

Ridwan Kamil menjelaskan kalau program yg udah diluncurkannya itu belum juga semua menyentuh semua dimensi kehidupan warga. Tetapi dia yakin kalau persiapan serta eksekusinya berjalan sesuai kampanyenya sebelum dipilih jadi Gubernur Jawa Barat.

” Rancangannya udah dibikin. Propinsi Ja-bar sangat ramai meluncurkan program. Kami masak dengan persiapan eksekusinya baik, ” ujarnya.

” Penilaian jadi pemimpin di Jawa Barat tak dapat diukur dengan 100 hari. Namun sekurang-kurangnya dapat menyaksikan kalau kami serius membawa perubahan kan. 17 hal semacam itu kan bermakna perihal baru atau melakukan perbaikan yg udah ada melalui langkah baru, ” susulnya.

Dalam peluang itu, pria yg akrab dipanggil Emil ini mengemukakan kalau janji pemasangan Road Barrier (Sistim Roller) dalam 100 hari kerjanya meleset. Pertimbangannya, ada hambatan tekhnis dalam dokumen pengiriman dari Korea Selatan.

Pandangan berkenaan Road Barrier ini dikemukakan terhadap publik satu hari sehabis kecelakaan maut suatu mikrobus punya PO Indonesia Indah Wisata dengan nomer polisi B 7025 SAG terjun bebas ke jurang sedalam 30 mtr. di Jalan Raya Cibadak-Cikidang-Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) .

Seperti yg di sebutkan situs ETI, bertindak sebagai pemilik paten produksi Sistim Rolling, technologi dimanfaatkan buat pembatas jalan raya yg udah banyak dimanfaatkan di jalanan di Korea Selatan. Semua produk udah di prakualifikasi oleh otoritas Keselamatan Terus Lintas Jalan Korea Selatan serta lulus uji tabrak.

Sistim Roller ini terpasang pada tempat riskan kecelakaan, mempunyai bentuk memang sesuai sama pembatas jalan atau rail guard. Tidak cuman lempeng baja, pembatas jalan ini pun ditambahkan roller plastik berwarna kuning yg dipasang memanfaatkan tiang sumbu pada rail guard.

Kala kendaraan hilang kendali serta menabrak sistim roller, karena itu bentrokan bakal langsung diserap serta kekuatan kejut dari laju dari kendaraan yg menabrak di ubah berubah menjadi kekuatan perputaran.

Lewat kata beda, apabila umumnya kendaraan menabrak pembatas terus bakal menyebabkan kerusakan pembatas jalan serta masuk jurang, karena itu dengan Sistim Roller hal semacam itu mendukung kendaraan kembali lagi jalan dengan berputar-putar kala mobil menabrak penggulung dengan cara lateral.

” Yg belum juga sukses itu roller buat pengaman jalan yg dahulu saya posting. Barangnya udah ada. Jadi tidak sukses dalam skema 100 hari. Namun dalam hitungan minggu ke depan dapat ada, ” terangnya