Home / Berita Umum / Sering Jadi Korban Kemarahan, Suami Nekat Habisi Nyawa Istrinya

Sering Jadi Korban Kemarahan, Suami Nekat Habisi Nyawa Istrinya

Sering Jadi Korban Kemarahan, Suami Nekat Habisi Nyawa Istrinya – Berikut balada rumah tangga yang seringkali berlangsung pertikaian. Argumen seringkali jadi korban kemarahan, suami nekat menghabisi nyawa istrinya.

Sopan Sofiyan (23) kelihatannya habis kesabaran melawan istrinya Niah (26) tahun. Pasutri ini adalah masyarakat Jl Pinang Merah, Kel Bukit Kayu Kapur, Kec Bukit Kapur, Dumai.

Biduk rumah tangga mereka tetap bercekcok yang selanjutnya nekat lakukan tindakan brutal untuk membunuh istrinya. Awal minggu lantas, menjadi puncak pertikaian hebat kedua-duanya. Tidak paham tentu, kericuhan apakah yang membuat suaminya naik pitam.

Sofiyan dalam pertikaian itu, pada akhirnya membekap suaminya dengan batal, hingga kehabisan nafas. Selesai istri terkulai lemas tidak berkapasitas, suami lakukan tindakan biadapnya lagi dengan mencekik leher istrinya sampai meninggal.

“Selesai membekap dengan bantal serta mecekik istrinya, aktor juga merekayasa seolah mereka menjadi korban perampokan,” kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan, Minggu (7/10/2018).

Selesai membunuh, aktor juga coba merekayasa peristiwa itu seolah mereka habis dirampok. Dalam tindakan untuk mengelabui petugas, Sofiyan menanggalkan perhiasan istrinya serta sembunyikan dua HP istrinya.

Supaya aparat kepolisian yakin, Sofiyan mengakibatkan kerusakan jendela supaya ada kepercayaan perampok masuk ke tempat tinggalnya. Aktor ikut mengikat ke-2 kakinya serta melakban mulutnya sendiri. Lalu minta tolong ke tetangga jika mereka habis dirampok.

“Semenjak awal kita telah berprasangka buruk, tidak ada perampokan dalam tindakan itu. Apalagi korban kakinya ia ikat serta dilakban, tetapi tangannya tidak terikat,” kata Restika.

Sesudah dikerjakan interogasi, kahirnya aktor mengaku semua tindakannya. Jika ia merekayasa seolah berlangsung perampokan. Walau sebenarnya ia sendiri yang lakukan tindakan pembunuhan pada istrinya.

“Terduga mengakui jengkel sebab seringkali berlangsung kericuhan di dalam rumah tangganya. Ia menghabisi nyawa istrinya dengan membekap bantal serta mencekik leher korban,” kata Restika.

Dalam masalah ini, terduga diherat masalah 340 KUHP pembunuhan merencanakan. Ancamannya 20 tahun penjara.

About admin