Home / Uncategorized / Kesal Tak Diberi Rokok, Restu Tega Aniaya Supir Angkot Hingga Kritis

Kesal Tak Diberi Rokok, Restu Tega Aniaya Supir Angkot Hingga Kritis

Kesal Tak Diberi Rokok, Restu Tega Aniaya Supir Angkot Hingga Kritis – Minuman keras (miras) bikin Restu Fauzi (20) hilang akal sehat. Kala mabuk miras, Restu menganiaya Angga (21) serta Dede (20) . Karna luka kritis di kepala serta leher, korban Dede hingga urgent.

Waktu ini korban Dede menekuni perawatan intensif serta belum pula sadarkan diri di Tempat tinggal Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung.

Kapolsek Bandung Wetan (Bawet) Kompol Hidayatullah menyampaikan, moment penganiayaan itu berjalan di Jalan Tamansari, Kota Bandung, pada Senin (15/21/2017) seputar waktu 02. 00 WIB. Pihaknya baru terima laporan seputar waktu 06. 30 WIB. Anggota Unit Reskrim Polsek Bandung Wetan segera meluncur ke area peristiwa.

Di area, kata Hidayatullah, anggota laksanakan olah tempat peristiwa perkara (TKP) , memohon info saksi-saksi, serta mengamankan barang untuk bukti. Kabar diraih, pemeran penganiayaan merupakan Restu Fauzi.

” Satu jam sehabis terima laporan, anggota sukses menangkap pemeran di tempat tinggalnya yg tdk jauh dari area peristiwa, ” kata Hidayatullah di Mapolsek Bawet, Jalan Cihapit, Kota Bandung, Selasa (16/1/2018) .

Pemeran Restu, kata Hidayatullah, berang berkat minta rokok akan tetapi tak di beri oleh Angga, sopir angkot yg tengah ngetem di area peristiwa. Restu selanjutnya memukul Angga. Lantaran takut, Angga menyelamatkan diri serta melapor ke ketua RW setempat. Selanjutnya, Restu yg dalam efek miras itu, melampiaskan amarahnya ke Dede yg lagi tengah tidur didalam angkot.

” Pemeran Restu menganiaya korban Dede memanfaatkan batu bata. Tidak hanya itu, sehabis korban tdk berdaya, pemeran menedang kepala korban. Pemeran ini mabuk miras. Dia menenggak delapan botol miras saat sebelum peristiwa berbarengan istrinya. Istri pemeran menyadari andaikan lagi tengah mabuk, Restu acapkali memukuli orang, ” kata Kapolsek.

Tersangka Restu, ujar Hidayatullah, waktu ini mendekam di tahanan Polsek Bandung Wetan utk mempertanggungjawabkan tingkah lakunya. Restu dijerat Pasal 351 KHUPidana dengan ancaman pidana 7 th. penjara.

Disamping itu, Restu Fauzi menyampaikan, dia jengkel lantaran Angga sebagai temannya tdk berikan sebatang rokok. ” Saya kenal dengan Angga. Dia kawan saya, maka itu saya berani minta rokok ke Angga. Tetapi minta rokok sebatang saja nggak ngasih, ” katanya.

About admin