Home / Berita Bola / Ajak Pemain Rata-Rata Umur 22 Taun

Ajak Pemain Rata-Rata Umur 22 Taun

Ajak Pemain Rata-Rata Umur 22 Taun – Ajax melaju ke final Liga Europa 2016/2017 dengan kebolehan pemain mudanya. Dengan beberapa pemain muda ini, De Godenzonen jadi tim paling banyak meneror lawan.

Buat kali pertama sejak mulai 1995/1996, Ajax kembali pada final laga Eropa. Scuad bimbingan Peter Bosz itu dapat hadapi Manchester United di pertandingan puncak Liga Europa di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB.

Ajax mengambil langkah ke final dengan berbekal tenaga mudanya. Rata-rata umur di tim ini yaitu 22, 7 th., salah satunya yg termuda di Liga Europa musim ini. Lawannya di final kelak yaitu MU, mempunyai rata-rata umur 26, 8 th. seperti ditulis transfermarkt.

Dengan jenis bermain menyerang melalui penguasaan bola, Ajax tertulis sebagai tim yg paling banyak membebaskan ancaman di Liga Europa musim ini. UEFA mencatat bahwa mereka selama ini membebaskan 225 percobaan dengan 95 salah satunya pas sasaran.

Sebagai perbandingan, MU yg duduki posisi ke-2 dalam faktor itu, keseluruhan membebaskan 208 tembakan dengan 76 salah satunya menghadap ke gawang.

Meskipun sekian, yg layak jadi perhatian Ajax yaitu tingkat konversi ancaman jadi gol yg tidak cukup baik. Selama ini mereka mengoleksi 24 gol, di belakang KRC Genk (25) serta sekedar unggul satu gol dari MU (23) .

Punya arti dari 95 tembakan pas sasaran, cuma 25% sebagai gol. Lebih luas lagi, dari keseluruhan 225 percobaan yg dilepaskan selama ini artinya sekedar 10, 67% yg berakhir gol.

Sesaat MU masih tetap sedikit lebih efektif. Mereka mempunyai konversi tembakan pas sasaran jadi gol sebesar 30%, meskipun apabila diukur dari keseluruhan percobaan yg dilepaskan persentasenya tidak berlainan jauh yaitu 11%.

Tetapi minimal MU menyimpan kebolehan lain, yaitu pertahanan yg kukuh. Scuad bimbingan Jose Mourinho itu baru kemasukan delapan kali selama ini. Banding dengan Ajax yg udah kebobolan 15 kali.

Ini dapat jadi isyarat bahaya buat Ajax. Sebab selagi persentase konversi golnya tidak cukup bagus, mereka mempunyai lawan yg bertahan dengan baik.

Layak dinanti apakah Bosz dapat menyiapkan timnya dengan baik, mengingat mereka butuh efektif di depan gawang. Dikarenakan MU peluang takkan memberikannya mereka banyak peluang.

About admin