Gennaro Gattuso Belum Berikan Kemenangan Napoli

Gennaro Gattuso Belum Berikan Kemenangan Napoli – Napoli menerima kekalahan ketiganya lewat cara berturutan di Liga Italia pekan akhir ini. Scuad bimbingan Gennaro Gattuso itu menyerah 0-2 dari Fiorentina.

Napoli versi Fiorentina terjadi di Stadion San Paolo, Italia, Minggu (19/1/2020) pagi hari WIB. Diawalnya kompetisi, Fiorentina langsung mengintimidasi melalui bola tandukan Nikola Milenkovic. Upayanya itu belum menjumpai target.

Napoli gantian kerjakan serangan pada menit ke-12 melalui tendangan Arkadiusz Punya. Akan tetapi, tendangan kaki kirinya masih dapat ditangkap penjaga gawang Bartlmiej Dragowski.

Fiorentina sempat memperoleh peluang emas, disaat Allan didapati kerjakan handball di kotak 12 serasi. Meskipun begitu, wasit tak memberi hadiah penalti pada La Viola, seusai perhitungkan rekaman kembali Video Asisstant Referee (VAR) .

Klub tamu merusak kebuntuan pada menit ke-27. Berasal dari umpan Marco Benassi, penyerang Federico Chiesa menyambung bola di kotak penalti dengan shooting yang menyobek jala Napoli. Score 1-0 untuk kelebihan Fiorentina.

Ketinggal satu gol, Napoli santer kerjakan serangan untuk mengimbangi posisi. Lorenzo Insigne memberikannya bahaya dengan sepakan di luar kotak penalti, akan tetapi bola masih dapat dimentahkan Dragowski.

Napoli kembali bikin beberapa kesempatan melalui shooting Piotr Zielinski serta Fabian Ruiz. Meskipun begitu, usaha-usaha itu belum bisa tembus pertahanan Fiorentina.

Tak ada gol penambahan sampai masuk saat sela. Set pertama ditutup dengan score 1-0 untuk Fiorentina.

Selesai turun minum, Napoli tak mengurangi serangannya. Insigne hampir cetak angka melalui sepakannya pada menit ke-51, tapi bola masih mengenai tiang gawang.

Asik menyerang, gawang Napoli malahan jebol untuk ke dua kalinya pada menit ke-74. Pemain cadangan, Dusan Vlahovic, mencatat namanya di papan score selesai tendangan kaki kirinya di kotak penalti tidak berhasil disingkirkan penjaga gawang David Ospina. Fiorentina unggul 2-0.

Napoli terus coba kejar tertinggal, meskipun belum pula dapat cetak angka. Tandukan Fernando Llorente pada menit ke-77 tidak berhasil menjumpai target

Insigne kembali mengintimidasi melalui sepakan di luar kotak penalti, tapi upayanya dapat diblok oleh Dragowski.

Hingga pluit akhir dibunyikan, Napoli masih gak bisa cetak gol. Pertandingan selesai dengan kemenangan 2-0 untuk Fiorentina.

Dengan hasil ini, Napoli ada di posisi ke-13 classement Liga Italia dengan 24 point. Sedang Fiorentina mendahului Il Partenopei di tempat ke-12 dengan point sama, akan tetapi unggul head to head.

Hasil ini berubah menjadi kekalahan ke-tiga berturutan Napoli di liga sejak mulai awal tahun 2020. Awal mulanya, Insigne dkk menyerah 1-3 dari Inter Milan serta 0-1 musuh Lazio.

Skema Pemain Napoli versi Fiorentina

Napoli : David Ospina ; Giovanni Di Lorenzo, Kostas Manolas, Sebastiano Luperto, Elseid Hysaj ; Allan (Diego Demme 56′) , Fabian Ruiz, Piotr Zielinski (Hirving Lozano) ; Jose Callejon (Fernando Llorente) , Arek Punya, Lorenzo Insigne.

Fiorentina : Bartlomiej Dragowski ; Martin Cceres, German Pezzella, Nikola Milenkovic ; Dalbert (Federico Ceccherini 87) , Gaetano Castrovilli, Erick Pulgar, Marco Benassi, Pol Lirola ; Patrick Cutrone (Dusan Vlahovic 66′) , Federico Chiesa (Ricardo Sottil 78′) .

Hari Spesial Pep Guardiola Gagal Di Rayakan

Hari Spesial Pep Guardiola Gagal Di Rayakan – Manchester City disertai Crystal Palace di kelanjutan Liga Inggris. Hasil itu mengacaukan hari hari lahir Josep Guardiola.

City ditahan Palace 2-2 kala tanding di Etihad Fase, Sabtu (18/1/2020) . The Citizens tertinggal terlebih dahulu di fase pertama karena gol Chenk Tonsu.

Sergio Aguero sempat bawa City balik unggul dengan sepasang golnya. City mesti suka dengan pencapaian satu angka seusai Fernandinho melaksanakan gol bunuh diri di menit-menit akhir.

Serbuan balik cepat Crystal Palace dimotori oleh Wilfried Zaha. Dari segi kanan pertahanan Man City, pemain nomor 11 itu dapat membebaskan umpan mendatar.

Sekalian mengawasi Connor Wickham, Fernandinho salah melaksanakan memperkirakan. Bola sapuannya malahan masuk ke gawang City.

Opta mencatat kalau Guardiola jadi eksekutif ke lima City yan bekerja pada waktu hari ulang tahunnya. Ia pas berumur 49 tahun pada 18 Januari tahun ini.

Sebelum Guardiola, ada Brian Horton, Joe Royle, Mark Hughes, serta Roberto Mancini yang pernah bekerja pimpin Citu kala hari lahir.

” Kami membebaskan 25 shooting serta saya tidak tahu ada berapakah sepakan pojok yang diterima. Kami telah melaksanakan semua trik untuk menangi kompetisi serta malangnya selanjutnya kami kehilangan dua angka sebab kami tidak dapat menghadapi serbuan balik, ” kata Guardiola di BBC.